Dua Buku Pengantar untuk Kursus Desain Grafis

Sumber daya manusia yang berketerampilan dan tersertifikasi dapat diperoleh melalui uji kompetensi. Uji kompetensi merupakan upaya yang terus dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk meningkatkan ketersediaan, memperluas keterjangkauan, mewujudkan kesetaraan dan menjamin kepastian mutu, relevansi, dan daya saing lulusan kursus dan pelatihan serta satuan pendidikan nonformal lainnya sesuai dengan standar nasional pendidikan. Untuk mencapai sasaran tersebut, perlu didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Dalam menghadapi persaingan global pada Asean Free Trade Area (AFTA) dan World Trade Organization (WTO), Indonesia dituntut dapat menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia yang memiliki keterampilan yang tersertifikasi sehingga diakui dunia internasional. Sumber daya manusia yang dibekali dengan keterampilan serta karakter dan sikap-sikap positif akan menjadikan daya saing bangsa Indonesia semakin diperhitungkan di kancah pergaulan dunia.

Buku Bahan ajar kursus dan pelatihan merupakan salah satu sarana pembelajaran untuk mengoperasinalisasikan substansi kurikulum berbasis kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) pada masing-masing jenis keterampilan. Penerapan bahan ajar yang relevan dan kontekstual dengan kebutuhan peserta didik akan sangat membantu mereka dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti uji kompetensi, sehingga peserta didik memiliki kompetensi yang mampu bersaing di pasar global. Buku yang dicetak, akan disebarluaskan secara gratis ke seluruh pelosok nusantara untuk mendukung kegiatan pendidikan level kursus.

Berkenaan tersebut di atas, maka pada tanggal 8-10 Februari 2015, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat melaksanakan kegiatan penyusunan Bahan Ajar Cetak untuk 8 (delapan) jenis ketrampilan, yaitu: Desain Grafis, Membatik, Otomotif, Elektronika, Kepemanduan Wisata, Web Design, Web Programming, dan Perpipaan. Penyusunan bahan ajar cetak berasal dari unsur praktisi, pakar, akademisi, dan pengelola Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK).

Buku bahan ajar kursus dan pelatihan disusun dan selanjutnya akan dipergunakan oleh peserta didik, pendidik, maupun penyelenggara kursus dan pelatihan serta satuan pendidikan nonformal lainnya. (sumber: kursus.kemdikbud.go.id (d/h: http://infokursus.net)

Untuk kedua buku seri bidang ketrampilan Desain Grafis, ditulis oleh: Leonardo Widya dan James Darmawan yang merupakan akademisi dan praktisi di bidang desain grafis.


Bagan cakupan rencana terbitan buku ajar Desain Grafis.


Buku Bahan Ajar Cetak Jilid satu (2016)


Suasana diskusi penyusunan dan mentoring. (Sumber: foto dokumentasi pribadi dari penulis buku).


Presentasi Kerangka dan Tujuan Penyusunan buku ajar, sesuai bidang ketrampilan (Desain Grafis). Direview oleh lembaga kursus yang diundang oleh Kemdikbud. (Sumber: foto dokumentasi pribadi dari penulis buku).

Direktorat Pembinaan Kursus secara serius dan berkelanjutan melaksanakan penyusunan bahan ajar cetak dengan mengundang praktisi maupun akademisi untuk mencerdaskan bangsa.


Buku Ajar “Pengantar Desain Grafis” dengan bidang ketrampilan yang lain.


(Sumber: foto dokumentasi pribadi dari penulis buku).

Seperti yang diungkapkan dalam kata pengantar buku, penulis mengungkapkan bahwa untuk memahami isi buku yang berjudul Pengantar Komputer Desain Grafis yang merupakan bahan ajar seri dua ini, peserta kursus disarankan memiliki pendamping/instruktur dalam pembelajarannya.

Buku ini membahas penggunaan software Adobe Illustrator, Photoshop, dan InDesign versi CS6 hanya sebagai media peraga pengetahuan dan catatan-catatan penting yang harus diperhatikan dalam mempelajari keilmuan dasar komputer untuk kebutuhan desain grafis. Sekalipun demikian, peserta dan penyelenggara kursus dapat mengganti software tersebut dengan software lain yang berbasis sama karena pada dasarnya, tools yang dimiliki software yang berbeda memiliki fitur-fitur serupa dan mudah untuk dipahami secara bersama.

Buku ini berfokus pada aplikasi pengetahuan dan logika terhadap dunia desain grafis yang digunakan dalam keilmuan dasar desain grafis agar peserta kursus dapat memahami dan menguasai dasar keilmuan desain grafis sebagai penunjang utama dalam profesinya sebagai operator desain grafis.


Penulis (kiri: Leonardo Widya, Kanan: James Darmawan) bersama Bambang Trim, salah satu mentor profesional di bidang bahasa, penyuntingan, dan penulisan buku, yang ditunjuk langsung oleh kemdikbud untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada penulis buku bahan ajar. (Sumber: foto dokumentasi pribadi dari penulis buku).


Nara Sumber:
Leonardo Widya, S.Sn, M.Ds.
(UPHC Art Teacher, Dosen DKV di UMN dan UPH).


LIHAT EVENTS LAINNYA