Meningkatkan Citra Merek UMKM – Bandung dan Pekalongan

Foto bersama pelaku UMKM Kabupaten Bandung, bersama Drs. H. Moh. Arifin Soedjayana, MM (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dan perwakilan Kementerian Perdagangan RI pusat (Ibu Hikmah Fitria).

Berita sebelumnya: http://duniagrafika.com/penyuluhan-citra-merek.html

Kali ini, Penulis mendapatkan kesempatan kedua di kota Bandung sebagai tindak lanjut pemerintah dalam melakukan Pengembangan Ekspor Nasional, melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai upaya peningkatan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).


Kegiatan penyuluhan dilakukan selama tiga hari (19 – 21 sep 2018) di Hotel Novotel, Bandung. Penulis medapat tugas untuk melakukan kepakaran di bidang desain komunikasi visual dalam memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah berkenaan dengan re-branding lewat logo dan desain kemasan.

(Seperti halnya di Sukabumi), kegiatan Di Kota Bandung ini panitia mengundang sekitar 40 peserta pengusaha produk makanan, minuman, dan kosmetik di wilayah Bandung yang dianggap layak ekspor, lalu akan melalui dua kali proses seleksi. Target 10 produk yang dianggap memenuhi kriteria dan akan dilakukan survey pabrik, lalu akan diseleksi lagi dan pelaku UMKM terpilih akan mendapat pendampingan khusus berkala mengenai cara penggunaan merk, perubahan desain kemasan, dan lainnya, sehingga memenuhi standar perdagangan di pasar mancanegara dan bersaing dengan produk-produk negara lainnya.

Hari Pertama.
Kegiatan berjalan lancar seperti acara di Sukabumi lalu. Dibuka oleh Ibu Hikmah Fitria, materi marketing + Branding oleh Ananda Fortunisa SE, Msi dan materi desain logo + kemasan oleh penulis (Leonardo Widya). Setelah sessi, panitia melakukan penilaian dalam berbagai aspek. 11 merek UMKM yang lolos di kota Bandung adalah:
-Produk Kosmetik: Ocean Fresh, Esprecielo, Marcin (d/h Bidara).
-Produk Pangan: Restu Mande, Kremes Renyah Gurih Bi Epoy, 1001 Nasi Liwet Instant, Cipta Aneka Pangan, Palm Sweet.
-Produk Minuman: Kedatuan Koffie, Wanoja Coffee, One Tea.

Hari Kedua.
Dalam kegiatan kunjungan / inspeksi ke lokasi UMKM, panitia membagi 2 tim. Team satu ke 7 lokasi UMKM daerah Bandung, dan Team dua ke 4 lokasi UMKM yang jauh, daerah Garut dan Pengalengan. Penulis ikut mengunjungi team dua, mengunjungi UMKM PalmSweet, Kadatuan Kofie, Wanoja Coffee, dan 1001 Nasi Liwet Instant.


Melihat langsung produksi produk PalmSweet.


Wanoja Coffee


Kadatuan Koffie

Foto bersama Kang Andris Wijaya (tengah) pemilik 1001 Nasi Liwet Instant, dan Bapak Dindin Hadian (perwakilan Dinas Perindag Jawa Barat).


Beberapa produk 1001

Hari Ketiga.


Foto bersama pelaku UMKM 11 besar terpilih dalam seleksi lanjutan.

Hari ketiga para peserta mempresentasikan dan menceritakan produknya, dari sejarah dan harapannya di masa datang. Lalu konseling dilakukan secara individu terhadap kebutuhan pengembangan bisnis juga berkenaan desain kemasan, penyempurnaan logo produk, logo perusahaan, dan lain-lain yang berhubungan dengan desain komunikasi visual.

Kepala Dinas Perindag Jawa Barat mengingatkan bahwa pelaku UMKM Bandung diharapkan turut serta mensosialisasikan slogan: Parahyangan to the World.

------------------------

Pekalongan, 29 September 2018
Dua hari menjelang Batik Nasional yang jatuh tanggal 2 oktober, kembali penulis memenuhi undangan ke Pekalongan, dalam program yang sama (program pemgembangan merek tahun anggaran 2018). Dengan materi mengenai desain dan kemasan yang memfokuskan untuk kemasan batik. Termasuk hangtag design agar memiliki desain yang lebih baik.


Bersama pelaku usaha batik di Pekalongan

Akhir kata, penulis ucapkan selamat untuk yang nantinya terpilih, dan tetap semangat untuk produk yang belum terpilih

Maju terus UMKM.
Tingkatkan produk buatan Indonesia !
Maju terus Indonesia !

------------------------------------------
Oleh : Leonardo Widya, S.Sn, M.Ds
Email : Leonardo.adi@lecturer.umn.ac.id
Kontak : 0818-863-430
------------------------------------------
Penulis saat ini aktif sebagai:
-Dosen Homebase, Prodi DKV - Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong.
-Dosen Prodi DKV - Universitas Pelita Harapan, Karawaci.
-Guru Seni di UPH-College, Karawaci.


LIHAT EVENTS LAINNYA