Gelar Pameran Karya Seni anak-anak Indonesia

Dalam rangka menyambut: Hari Anak Nasional 2017, TangCity Mall bekerjasama dengan Tiang Art's, Tomo Art's, dan Sanggar Lukis Happy menyelenggarakan :
Gelar Pameran Karya Seni anak-anak Indonesia selama sebulan, yang dimulai dari tanggal 25 Mei sampai dengan 30 Juni 2017 berlokasi di TangCity Mall - , (area TangCity Art's - Basement 2).

Gelar Pameran Karya Seni anak-anak Indonesia ini baru pertama kalinya diselenggarakan di Mall TangCity, (Cikokol, Jl. Jend. Sudirman No.1, Babakan, Kec. Tangerang) diprakarsai oleh: Tiang Art's, Tomo Art's, dan Sanggar Lukis Happy, sekaligus mengadakan lomba mewarnai dengan BESQ Star Manajemen.


Peserta lomba dan beberapa anak-anak sekolah yang rata-rata bersekolah di wilayah Tangerang, dengan semangat menyerahkan karya seni nya untuk di Pamerkan sekaligus mengikuti lomba mewarnai.

Merupakan kebanggaan sendiri bagi anak dan orangtua yang berpartisipasi dalam event ini, karena pengunjung mall pasti akan takjub dengan kreativitas anak-anak Indonesia, khususnya wilayah Kota Tangerang. Program ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dari para pengunjung Mall TangCity terhadap hasil karya anak-anak Indonesia, juga diharapkan mampu membangkitkan kreatifitas anak, memberikan inspirasi dan jiwa seni pada pengunjung khususnya anak-anak.

Yayat Lesmana kelahiran Tangerang mengelola T(i)ang City art space sudah hampir dua tahun. Saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Yayat memperkenalkan beberapa perupa yang eksis di Tiang City art, ada mas Tomo, Cumix, Acil, Cikal, Danni, Sonni, Yudi dan semua aktif di seni rupa khususnya melukis untuk agenda pameran. “T(i)ang City art itu gabungan kata Tang dan Tiang ya mas….” Imbuh Yayat sambil mengingatkan untuk mengurung kata (i) dalam tulisan bila bertujuan untuk menyebutkan Tang City Mall dan Tiang City Art’s sekaligus.


Mas Tomo, (Tomo Art's) yang turut serta berpartisipasi ikut serta memamerkan karya Anak-Anak didiknya. Mas Tomo adalah pelukis sketsa langsung yang hanya butuh waktu 15 menit. Selain itu Mas Tomo juga seorang guru lukis di Yayasan sekolah islam Al-falaah. “Semua anak di sini sangat berbakat. Ingin rasanya semua untuk diexpos.” ungkapnya.

Kang Yayat Lesmana dan Mas Tomo inilah pengelola / penanggung jawab Tiang City Art’s Gallery.

Bila diperhatikan, ada beberapa karya kanvas dengan cat minyak yang dihasilkan dari anak-anak berkebutuhan khusus. Tentu saja ini merupakan apresiasi yang sangat mulia bagi para panitia lomba.

Walaupun Tiang City art space terletak di basement dan dekat dengan parkiran motor Tang City Mall, namun area ini mampu memberi sensasi kepada pengunjung terhadap dunia seni, dimana Tiang City Art’s menyuguhkan jajanan Seni Rupa yang unik, seperti: gelang hasil kerajinan tangan, lukis wajah / karikatur, foto selfie trick art, les/belajar lukis dari tingkat PAUD sampai dengan umum, dan tentu saja beberapa lukisan.

T(i)ang City Art memiliki agenda pameran seni rupa per dua bulan. Sampai saat ini sudah yang ke 7 kalinya. Dan ini adalah Pameran seni yang ke delapan bertajuk: “Pameran lukisan dan seni anak anak” untuk menyambut Hari Nasional Anak. Pameran yang dikhususkan untuk menggelar karya anak-anak ini baru pertama kali diselenggarakan di T(i)ang City.

“Motivasi kami dengan adanya lomba dan pameran anak-anak adalah memberi Semangart, Ruang, Interaksi dengan publik agar bisa dan terus terapresiasi. Sehingga harapan ke depan akan melahirkan perupa yg karyanya hebat-hebat” Ungkap Yayat Lesmana dengan optimis.

Leonardo Widya yang mengikutsertakan karya ke dua anaknya (Letisia dan Jorell) untuk dipamerkan, mengungkapkan: “Saya senang melihat semua karya seni anak-anak. Melihat lukisan mereka, terkadang kita tersenyum simpul melihat berbagai kebebasan ekspresi, dan keluguan mereka. Saya harap, program ini rutin diadakan penyelenggara, terlebih bisa mendapat dukungan dari pemerintah khususnya dinas pendidikan. Tentu saja ini merupakan kebanggaan bagi para peserta dan akan memunculkan semangat untuk berkreasi lebih baik lagi di masa yang akan datang”.

Ada juga Bapak James Darmawan yang tanpa ragu mengikutsertakan karya anaknya (Glorio) walaupun masih berumur tiga tahun. Pak James berpendapat bahwa: “ini adalah suatu kegiatan yang luar biasa, dimana apresiasi yang diberikan oleh TangCity Mall yang dapat menstimulasikan kreatifitas yang terpendam dalam sanubari anak-anak Indonesia, khususnya di daerah Tangerang. Coretan demi coretan mereka mengekspresikan sejuta ide dan makna yang terpendam dari dunia anak-anak kita yang ceria dan penuh warna. Hal ini memancarkan energi yang sangat positif dari generasi penerus bangsa, untuk membangun masa depan Indonesia yang penuh harapan”.

“Dalam kegiatan lomba mewarna, ini adalah piala pertama anak saya. Saya senang walau pun yang diperoleh hanya piala partisipasi, karena konsep lomba yang kalau gak menang, tetap mendapat piala partisipasi, itu adalah konsep yang membangun karakter anak”. Lanjut pak James tersenyum.

Budi Ribowo, salah satu panitia penyelenggara pameran dan lomba mewarna, mengungkapkan: “Saya ingin karya Anak -Anak di apresiasi dan di nikmati semua pihak baik yang hoby melukis atau umum, saya melihat banyak sekali karya anak yang hebat, kreatif namun hanya sebagai pajangan tembok di rumahnya, dengan adanya pameran ini saya menyakini akan tumbuh semangat baru buat peserta pameran dan motivasi buat yg lainnya”. Budi Ribowo adalah seorang perupa ototidak berbakat, seorang guru gambar di sekolah Tarsisius Vireta, guru les gambar di wilayah Tangerang, juga salah satu pengelola Sanggar Lukis Happy yang peserta didiknya banyak menjuarai lomba mewarnai setelah mengikuti les gambar dengan pak Budi.

“Saya berharap agar acara berikutnya bisa lebih seru dan mendapat dukungan pemkot Tangerang”. Lanjutnya.

Selamat Hari Anak Nasional 2017.
Maju terus Generasi Penerus.
Jayalah Indonesia.

DuniaGrafika.com

 


LIHAT EVENTS LAINNYA