DKV (SoD) UPH – Film Screening, bertajuk: “rep.re.sen.ta.tion: the art of Signifiers”

Film Screening 2018 yang digelar program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan (DKV-UPH), bertajuk: “rep.re.sen.ta.tion – The Art of Signifiers” sukses diadakan tanggal 23-25 Juli 2018 di Cinemaxx, Maxxbox Lippo Village Karawaci.

Selain memutarkan film karya mahasiswa, juga menghadirkan talk show dengan nara sumber di bidang perfilman, yakni: Lukman Sardi (Actor & Director) dan di bidang animasi Mutia Terian (Character Artist).

Lukman Sardi terkenal sebagai seorang aktor / pemeran watak dalam film-filmnya dengan hampir 70 film. Beberapa perannya yang terkenal, sebagai Mas Lik dalam “berbagi Suami” dan Abang dalam “Rectoverso”. Beliau juga merupakan seorang produser dan sutradara dalam kancah perfilman Indonesia.

Sementara Nara Sumber di bidang Animasi, Mutia Terian dikenal sebagai Illustrator, Development Artist , dan Character Designer.

Sinematografi dan Animasi merupakan bagian dari komunikasi visual dalam kebudayaan popular. Dalam ranah akademis' penggambaran dan pemahaman realita sosial diangkat sebagai representasi dalam sinematografi dan animasi.

Peminatan Sinematografi dan Animasi Universitas Pelita Harapan yang berada dibawah jurusan Desain Komunikasi Visual, memberikan ruang kreasi untuk mengekspresikan konsep dari realita sosial dalam ruang gerak dan lingkungan mahasiswa . Mahasiswa diharapkan untuk menjadi pribadi yang peka, disiplin, memiliki etos kerla yang baik dan memiliki empati terhadap masalah sosial yang relevan di Indonesia.


Karya-karya mahasiswa ini secara berkala ditayangkan dalam Film Screening setiap tahun. Tema Film Screening 2018 kali ini bertajuk Representation, adalah proses produksi dan penukaran makna antara manusia atau antar budaya yang menggunakan gambar. Simbol dan Bahasa (Stuart Hall. 1997) Representasi diasosiasikan dengan aesthetic atau seni dan semiotic atau randa. Tanda-tanda yang dimaknai berdasarkan pemahaman kata-kata sebagai penanda.

“rep.re.sen.ta.tion: the art of Signifiers” ini diangkat sebagai tema untuk Film Screening Tahun 2018. Dengan permasalahan dan keadaan masa kini yang semakin kompleks juga berimbas dalam karya mahasiswa yang memiliki keberagaman tema dan kecanggihan dalam bidang teknologi dan seni.

Kegiatan tahunan ini diadakan untuk memberikan semangat untuk generasi muda untuk dapat berkreasi dan mengekspresikan secara positif kinerja mahasiswa sebagai akademisi. Sasaran dari kegiatan ini adalah para mahasiswa UPH itu sendiri maupun dari luar UPH, dunia akademis perfilman, praktisi perfilman serta dunia industri (film maupun animasi).

“Kami merencanakan akan mengundang beberapa kampus lain untuk ikut serta menampilkan karya film terbaiknya di acara film screening mendatang” jelas Alfiansyah Zulkarnain (Head of Department SoD UPH) di sela-sela kesibukannya menyambut tamu, dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada DuniaGrafika.com karena sudah menghadiri acara film screening.

Studio dua, Cinemaxx, Maxxbox Lippo Karawaci yang berjumlah 250 kursi dipenuhi oleh tamu undangan, orang tua mahasiswa, mahasiswa, dosen dari UPH maupun dari beberapa kampus undangan, serta kalangan akademisi dan praktisi selama 3 hari berturut-turut (23-24-dan 25 Juli).

Rosse Hutapea, Section Head of Media Relations UPH, menjelaskan bahwa dalam kegiatan film screening ini, karya-karya para mahasiswa mencoba menampilkan kembali berbagai realitas yang ada dalam masyarakat, melalui film fiksi maupun non fiksi. Baik yang berkaitan dengan pemenuhan tugas reguler, karya tugas akhir maupun karya yang dihasilkan sebagai salah satu wujud dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan beberapa lembaga di luar kampus UPH.

Kegiatan Film Screening ini berhasil dengan sukses menampilkan 34 karya animasi dan 32 karya film yang diproduksi dari tahun 2017 dan 2018. Diantara karya animasi yang ditayangkan terdapat karya yang berhasil meraih penghargaan dalam beberapa kompetisi, juga karya film yang lolos seleksi di ajang festival film seperti Balinale Film Festival. Ada juga karya film dari mahasiswa Fakultas Film dan Televisi, Universitas Multimedia Nusantara.

DuniaGrafika.com yang berkesempatan menghadiri film screening melihat salah karya film yang menarik bergenre dokumenter, berjudul “Pelangi di Timur Negeri” ini merupakan karya kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan alumni. Film ini memiliki kualitas riset dan teknik sinematografi professional.

Mengisahkan perjuangan masyarakat dan para penggerak di pedalaman Sorong Selatan - Papua Barat, dalam menggapai pendidikan lebih baik.

Director : Baptista Anton
Produser : Eva Tobing
D.O.P : Rizky Nawawi Putra
Assist. Director/Campers : Vanesza
Campers : Calvionita Stevanie
Sound Editor/Recordist : Hurlorage Juan
Music : Stefani Leoni
Ost by : Abraham Putra.

Maju Terus… UPH dengan jurusan Cinema dan Animasi nya…
Maju Cinema Indonesia dan Maju Animasi Indonesia dengan karya yang makin berkualitas…

Lihat VIDEO liputannya disini yuk https://www.youtube.com/watch?v=p1B-wFjiW8g

#uphfilmscreening2018
#dkv
#filmmaking
#filmscreening
#uph @uphkarawaci
#filmpendek
#mahasiswa
#duniagrafika
#karyamahasiswa



Reporter DG: Leonardo Widya.

Beberapa paragraf disadur dari Program Book rep.re.sen.ta.tion ****

 


LIHAT EVENTS LAINNYA